Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pandemi virus corona menambah panas persaingan bank besar di Tanah Air. (Bloomberg / Brent Lewin)
Premium

Koleksi Saham Bos Bank BUMN, Seberapa Besar?

16 Oktober 2020 | 07:30 WIB
Para direksi dan komisaris bank BUMN melakukan belanja saham perusahaan yang dikelolanya di tengah harga diskon.

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi pembelian saham oleh direksi dan komisaris emiten masih marak termasuk oleh para bos bank BUMN.  

Apalagi, sebagian besar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) memang tengah diskon karena efek pandemi virus corona atau Covid-19. Lantas, seberapa besar koleksi direksi dan komisaris emiten bank BUMN menggenggam saham perusahaan yang dikelolanya.

Aksi anyar, pembeli saham sendiri dilakukan oleh direksi PT Bank Mandiri Tbk.(BMRI).Berdasarkan keterbukaan informasi BEI pada Kamis (15/10/2020), Rico Usthavia Frans yang menjabat sebagai Direktur Teknologi Informasi Bank Mandiri melakukan transaksi penambahan jumlah saham pada 12 Oktober 2020.

Diinformasikan, Rico membeli sebanyak 55.000 lembar saham dengan harga transaksi Rp5.600 per lembar. 

Dari transaksi tersebut, persentase saham milik Rico di BMRI naik menjadi 0,00327 persen dari sebelumnya 0,00315 persen. Status kepemilikan tersebut merupakan saham langsung dengan tujuan transaksi untuk kepentingan pribadi.

Hingga penutupan perdagangan Kamis harga saham BMRI berada pada level Rp5.600 per saham atau turun 3,03 persen dari harga penutupan Rabu (14/10/2020) yang senilai Rp5.700 per saham. Pada perdagangan hari ini, BMRI diperdagangkan di rentang harga Rp5.600 sampai Rp5.750. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top