Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Refleksi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/9/2020). - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Premium

Membaca Arah Manuver Ekspansi dan Saham Kalbe Farma (KLBF)

14 Oktober 2020 | 19:58 WIB
PT Kalbe Farma Tbk. baru saja menyampaikan beberapa penguatan bisnis terkait vaksin Covid-19. Bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja keuangan dan saham emiten farmasi itu?

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) memang kalah dari PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) maupun PT Indofarma Tbk. (INAF) jika bicara soal sentimen vaksin dan pengaruhnya terhadap posisi harga saham masing-masing.

Pada akhir perdagangan Selasa (13/10/2020), saham KLBF masih tersendat di angka Rp1.590. Posisi ini memang menguat 5 poin alias 0,32 persen dari sehari sebelumnya.

Namun, jika dibandingkan posisi pada awal tahun (year-to-date/ytd), posisi KLBF masih mengalami penyusutan harga 1,54 persen.

Padahal, pada saat bersamaan KAEF yang mencapai harga Rp3.410 per hari ini telah naik 172,8 persen secara ytd dari posisi Rp1.250. Sementara itu, INAF juga melambung 259,1 persen dari Rp955 ke level Rp3.430 sejak awal tahun.

Meski demikian, jika bicara perihal kinerja keuangan, catatan KLBF berani diadu dengan kedua emiten farmasi pelat merah tersebut.

Tidak cuma mengalami peningkatan penjualan dari Rp11,15 triliun jadi Rp11,6 triliun, Kalbe Farma berhasil menorehkan laba Rp1,38 triliun sepanjang semester I/2020. Posisi ini naik 10,25 persen dari catatan semester I/2019, yang cuma Rp1,25 triliun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top