Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (26/3/2020). - Bisnis/Dedi Gunawan
Premium

Babak Baru Lonjakan Saham Emiten Farmasi

12 Oktober 2020 | 19:59 WIB
Perkembangan vaksin Covid-19 dan wacana menjadikan Indonesia sebagai hub vaksin Asia Tenggara membawa saham emiten farmasi melanjutkan tren penguatan.

Bisnis.com, JAKARTA – Kacang mustahil lebih besar dari kulitnya, tapi fenomena emiten farmasi punya kenaikan harga saham lebih besar dari dua indeks sekaligus tampaknya bukan hal yang tak mungkin. Setidaknya demikian menurut hasil riset yang dirilis PT Lifepal Technologies Indonesia pada pekan lalu.

Lifepal Technologies mencatat bahwa sejak Desember 2014 sampai 5 Oktober 2020, sebanyak lima emiten farmasi menorehkan pergerakan lebih hijau ketimbang indeks konsumer maupun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara keseluruhan. Pada saat bersamaan, emiten yang kinerjanya gagal melebihi 2 indeks tersebut sekaligus cuma ada 3.

Lima emiten yang dimaksud adalah PT Darya-Varia Laboratoria Tbk. (DVLA), PT Kimia Farma Tbk. (KAEF), PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO), serta PT Indo Farma Tbk. (INAF).

Tak cuma mempecundangi pergerakan IHSG dan indeks konsumer, pergerakan tersebut juga menjadi anomali. Pasalnya, meski terus didorong oleh sentimen pencarian vaksin Covid-19, kenaikan-kenaikan yang ada terjadi di tengah penurunan pertumbuhan jasa kesehatan di Indonesia.

“Pada masa pandemi, kunjungan ke institusi kesehatan, seperti klinik dan rumah sakit turun drastis. Dengan turunnya kunjungan ke rumah sakit tentu akan berdampak pada penjualan dan akhirnya mempengaruhi keuntungan emiten rumah sakit,” tulis riset Lifepal.

Riset tersebut sejalan dengan data Produk Domestik Bruto (PDB) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). BPS mencatat pada kuartal II/2020 sektor jasa kesehatan di Indonesia menyusut 4,15 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top