Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pekerja melintas di depan layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (12/8/2020). - Bisnis/Abdurachman\\r\\n
Premium

Proyeksi IHSG Pekan Depan, Omnibus Law Masih Membawa Tuah?

11 Oktober 2020 | 17:38 WIB
Sejumlah sentimen lain seperti fenomena window dressing patut dicermati investor saham. Emiten mana saja paling prospek?

Bisnis.com, JAKARTA – Pengesahan Undang-undang Cipta Kerja atau omnibus law Ciptaker menjadi pendorong kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini. Namun, investor terlihat masih belum yakin aturan baru ini akan membawa sentimen positif secara berkepanjangan.

Pada penutupan perdagangan Jumat (9/10/2020), IHSG ditutup menguat 0,29 persen atau 14,52 poin ke level 5.053,66. Pergerakan ini menggenapkan kinerja indeks selama sepekan terakhir ke zona merah dengan penguatan sebesar 2,58 persen.

Sepanjang 5 hari perdagangan, total transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp35,9 triliun, dengan 68,68 persen di antaranya merupakan transaksi investor domestik. Meski begitu, investor asing masih terus memberikan tekanan dengan kumulasi jual bersih mencapai Rp8,09 triliun.

Pergerakan Indeks sepanjang pekan berhasil menembus level 5.000 meski masih cenderung berfluktuasi dalam beberapa hari terakhir.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top