Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi rokok vape elektronik. - Bisnis/Abdullah Azzam
Premium

Bersaing Sengit di Ceruk Sempit, Emiten Rambah Bisnis Rokok Elektrik

05 Oktober 2020 | 12:41 WIB
Sejumlah emiten mulai getol melakukan diversifikasi produk hasil tembakau, baik sebagai produsen maupun pengecer. Tren di kalangan masyarakat untuk bisa menikmati produk tembakau dengan risiko kesehatan rendah menjadi peluang.

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah emiten siap bertarung dalam menjajal peruntungan di bisnis baru, rokok nonkonvensional alias rokok elektrik. Produk hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL) yang dianggap memiliki risiko lebih rendah dari rokok tersebut dinilai berada dalam segmen pasar yang sempit .

Rokok elektrik kadung sudah menjadi tren walaupun perdebatan dari aspek kesehatan belum selesai. Bima (27 tahun) merupakan perokok aktif yang penasaran dengan rokok elektrik. Dia sedang berpikir keras, apakah produk IQOS yang belakangan menjadi tren layak dia coba. Rasa penasaran bergelayut di kepalanya. 

“Pengen jajan IQOS, eh harganya sudah sama kaya sepeda lipat. Jadi pilih sehat apa nggak sehat, nih?” ungkap kepada Bisnis, Minggu (4/10/2020).

Bima mendengar banyak cerita bahwa teman-teman kantornya yang juga perokok aktif, berhasil menghemat uangnya dengan memilih merokok vape ketimbang merokok dengan cara konvensionl. 

“Tapi investasi awalnya mahal. Harga device-nya IQOS sudah Rp1,9 juta sekarang. Padahal sebelum pandemi masih Rp700 ribu,” keluhnya kemudian.

Pernyataan Bima bukannya tidak berdasar. Melalui penelusuran Bisnis.com di laman marketplace Tokopedia, harga device IQOS memang dibanderol dengan kisaran harga Rp1.650.000 hingga Rp2.750.000. Angka tersebut belum lagi ditambah heatstick-nya yang berada di kisaran Rp350.000.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top