Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi- Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Amerika Serikat. - Bloomberg / Ken James
Premium

Musim Semi Listrik Atap, Seberapa Terang Iringi Sky Energy (JSKY)

30 September 2020 | 13:05 WIB
Pemerintah tengah menyiapkan perpres baru untuk energi baru dan terbarukan.

Bisnis.com, JAKARTA – Kebijakan pemerintah mempermudah pembangkit listrik mini bertenaga surya atau lebih dikenal dengan PLTS atap memberi peluang cerah bagi produsen.

Kemudahan regulasi diyakini akan meningkatkan minat. Apalagi sudah tersedia aturan jual beli kelebihan produksi dengan PT PLN (persero).  

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian ESDM Harris mengatakan bahwa pemerintah telah merancang berbagai kemudahan dan pemberian insentif dalam Rancangan Perpres energi baru dan terbarukan (EBT) yang akan memperbaiki iklim investasi di Indonesia.

“Kami percaya Perpres EBT bisa memberi dampak untuk akselerasi EBT nantinya. Pertama, ini merupakan regulasi dengan tingkat perpres untuk harga, sebelumnya hanya diatur di Peraturan Menteri [Permen]," ujar Harris dalam sebuah webinar, Kamis (24/9/2020).

Kedua, Perpres EBT telah dirancang dengan berbagai kemudahan dan simplifikasi, misalnya, terkait dengan aspek harga. Dalam regulasi yang berlaku saat ini, harga listrik dari EBT didasarkan pada biaya pokok penyediaan (BPP) PLN tanpa membedakan jenis teknologi EBT. Dalam Perpres EBT nanti harga pembelian akan diatur atas pertimbangan keekonomian teknologi dan keekonomian dari wilayah.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top