Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Silmy Karim (kiri) saat Public Expose Krakatau Steel 2020. - Antara / Indrianto Eko Suwarso.
Premium

Misi Baru dari Erick untuk Emiten BUMN

28 September 2020 | 07:35 WIB
Sebanyak 20 dari 33 perusahaan BUMN yang telah mengumpulkan laporan keuangan mencatatkan penurunan laba. Menteri BUMN Erick Thohir tidak tinggal diam. Sederat penugasan BUMN disiapkan. Berikut ini, analisa kemampuan BUMN ke depan.

Bisnis.com, JAKARTA — Peran badan usaha milik negara (BUMN) yang menyumbang 30 persen perekonomian nasional tengah diuji. Kinerja perusahaan milik negara itu tidak menggembirakan. Hal ini tercermin dari laporan keuangan emiten BUMN di lantai bursa.

Artinya saat yang sama, ketika kinerja BUMN tertekan maka perekonomian nasional juga mengalami perlambatan. 

Untuk itu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyiapkan strategi baru. Intervensi berupa sederet penugasan dilakukan untuk perusahaan pelat merah.

Teranyar, Eric mengirim surat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif agar PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dapat mengelola lahan tambang bekas PT Freeport Indonesia (PTFI).

Belum lama ini, Erick juga mendorong pembentukan holding hotel BUMN. Sebagai langkah awal, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA), PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), dan PT Pegadaian (Persero) pada Senin (14/9/2020). 

Tugas juga diberikan oleh Erick kepada BUMN di sektor farmasi. Selain mendorong PT Bio Farma (Persero) untuk memproduksi vaksin Covid-19, penugasan juga diberikan kepada anggota holding yakni PT Indofarma (Persero) Tbk. (INAF) dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk. (KAEF).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top