Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Tim Soho Global Health. - Dok. SOHO
Premium

Saham Soho Global Health (SOHO), ke Mana Setelah ARB?  

24 September 2020 | 09:49 WIB
Saham Soho Global Health (SOHO) dalam 2 hari perdagangan terakhir terus terkoreksi hingga batas bawah.

Bisnis.com, JAKARTA – Reli penguatan saham PT Soho Global Health Tbk. (SOHO) sejak Initial Public Offering (IPO) harus berakhir setelah anjlok hingga batas auto rejection bawah (ARB) pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (24/9/2020). Pembukaan perdagangan membawa saham SOHO ke 11.775. Melanjutkan pelemahan sehari sebelumnya yang ARB ke level Rp12.650.

Akibat penurunan nyaris 7 persen itu, saham SOHO kembali terkena suspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Padahal, SOHO pada penutupan perdagangan sebelumnya sempat menyentuh ke Rp16.300 per saham. Semua ini terjadi pada hari perdana saham SOHO kembali diperdagangkan setelah sebelumnya disuspensi pada 22 September 2020.

BEI memutuskan untuk mensuspensi SOHO setelah saham ini mengalami penguatan signifikan sejak IPO. Pada 21 September 2020, menguat 19,82 persen atau 2.250 poin ke harga Rp13.600 per saham. Dalam sepekan, SOHO telah menguat 147,27 persen, sedangkan sejak IPO menguat 647,25 persen.

Catatan menarik dari transaksi SOHO adalah dominasi investor domestik dalam saham tersebut. Selama sepekan hingga 21 September 2020, transaksi beli investor domestik mencapai Rp7,7 miliar. Sementara itu, investor asing hanya Rp741,6 juta.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top