Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Alat berat bekerja dalam pembangunan apartemen di Jakarta saat pandemi Covid-19 menerjang. - Bloomberg / Dimas Ardian
Premium

Pahit Manis Rights Issue Acset (ACST)

22 September 2020 | 15:59 WIB
Setelah harga saham Acset (ACST) terbang ke Rp510, investor pemegang saham cucu usaha Astra International (ASII) itu haru tahan napas saat harga terus bergerak di zona merah.

Bisnis.com, JAKARTA – Mulai dari rumor perubahan struktur pemegang saham hingga potensi cuan dari rights  issue membuat saham PT Acset Indonusa Tbk. (ACST) merona di mata investor ritel. Terlalu manis, sampai-sampai jadi pahit.

Pada perdagangan Selasa (22/9/2020), saham ACST kembali terhempas di zona merah dengan pelemahan 4,76 persen ke harga Rp200 per saham. Pelemahan harga saham ACST hari ini merupakan yang keempat secara berturut-turut sejak Kamis (18/9/2020). Melanjutkan pelemahan dalam sehari sebelumnya yang jatuh 6,25 persen.

Harga penutupan ACST ini membuat lebih rendah dibandingkan harga pelaksanaan rights  issue di Rp262 per saham. Artinya setiap investor yang mengambil haknya, sudah kehilangan nilai investasi 23,66 persen.

Ini berbanding terbalik saat ACST bersiap melaksanakan aksi korporasi. Harga saham cucu usaha Astra International (ASII) melalui United Tractors itu menguat signifikan. Penguatan berlangsung pada 19 Agustus 2020 hingga 27 Agustus 2020. Kala itu, dalam tempo singkat saham ACST melompat dari Rp155 per saham menuju level Rp510 per saham.

Momentum cum date rights  issue di pasar reguler pada 26 Agustus 2020 menjadi pendorong harga saham perseroan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top