Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengunjung melihat mobil yang dipamerkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di Jakarta, Jumat (28/4). - JIBI - Dedi Gunawan
Premium

Asa Saham Multifinance di Tengah Sentimen Relaksasi Pajak Mobil

22 September 2020 | 17:55 WIB
Saham-saham sektor multifinance masih mampu menawarkan asa di tengah sentimen relaksasi pajak mobil.

Bisnis.com, JAKARTA— Saham-saham di sektor multifinance ternyata masih menawarkan peluang menarik di bawah tekanan ekonomi akibat relaksasi pajak sektor otomotif.

Berdasarkan data Bloomberg, pada Selasa (22/9/2020) hingga pukul 14.33 WIB, dari 16 perusahaan yang tercatat di Bursa, terdapat empat saham emiten multifinance yang masih mencatatkan penguatan.

Keempat emiten tersebut yakni PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) dengan Rp366 per saham. Penguatan yang dicetak BFIN ternyata belum mampu menurunkan koreksi secara signifikan. Tercatat, secara tahun berjalan koreksi saham mencapai 35,71%.

Saham lain yang juga menghijau yakni PT Fuji Finance Indonesia Tbk. (FUJI) yang menyentuh Rp110 per saham. Tren koreksi secara tahun berjalan pun dialami FUJI namun cenderung tipis yakni 0,91%.

PT Tifa Finance Tbk. (TIFA) pun turut menguat ke level Rp482 per saham. Berbeda dengan sebagian besar emiten multifinance yang harga sahamnya terkoreksi secara tahun berjalan, saham TIFA justru meroket.

Terakhir, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOMF) menyusul karena mampu menguat ke Rp222 per saham meskipun penguatan yang dicapai belum mampu menurunkan koreksi secara tahun berjalan yakni 20,29%.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top