Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
 Karyawan berjalan di depan papan elektronik pergerakan IHSG, di Bursa Efek Jakarta. JIBI -  Abdullah Azzam
Premium

Historia Bisnis: BEJ Digegerkan Perdagangan Saham Panin Bank

19 September 2020 | 15:10 WIB
Bursa Efek Jakarta (BEJ) sempat mengalami kegaduhan dan kemerosotan pada pertengahan September 1992. Penyebabnya adalah adanya perdagangan saham Panin Bank yang belum dicatatkan di BEJ.

Bisnis.com, JAKARTA – Panin Bank sempat menjadi perhatian para pelaku pasar modal Indonesia karena kasus perdagangan saham ‘cacat’ yang dilakukan oleh dua perusahaan pialang.

Kala itu, saham Panin Bank tersebut belum tercatat atau non-listing di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Sontak, kasus tersebut mengundang reaksi keras dari pelaku bursa.

Bahkan, kasus itu membuat kondisi bursa saham menggendur. Pasalnya, sebagain besar aktivitas Bursa Efek Jakarta menjauh dari pasar, dan berkonsentrasi untuk menyelesaikan kasus Bank Panin.

Berita tersebut dipublikasikan Harian Binis Indonesia edisi 19 September 1992. Kasus itu melibatkan dua nama pialang yang mendapatkan order untuk menjual saham Yayasan Dana Pensiun (YDP) PT Panin Bank. Dua nama pialang itu adalah PT Trimegah Secorindo Lestari dan PT Danasakti Securities. 

Alhasil, BEJ memutuskan dua pialang itu untuk bertanggung jawab, melakukan ganti rugi dan menghentikan perdagangan untuk sementara. Penghentian tersebut menjadi yang pertama kali dalam sejarah bursa.

Selain itu, pihak BAE, PT Bluechip Mulia juga dimintai keterangan karena terdapat sebagian saham 'cacat' bisa lolos dari registrasi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top