Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Di tengah pandemi, merger dan akuisisi telah menyentuh hampir Rp100 Triliun. Bisnis / Eusebio Chrysnamurti
Premium

IPO 45 Emiten, Saham Cuan vs Saham Nyangkut

15 September 2020 | 14:19 WIB
Investor yang membeli rutin saham IPO sejak awal tahun sebanyak 10 lot, saat ini dapat memperoleh keuntungan 77 persen lebih. Kok Bisa?

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia kedatangan 45 perusahaan baru yang melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) sepanjang tahun ini. Rata-rata keuntungan yang diperoleh jika ikut serta dalam seluruh IPO dan mempertahankan kepemilikannya hingga Senin, (14/9/2020) ivestor dapat meraup keuntungan 76,66 persen. Tetapi, nyatanya risikonya juga tidak kecil.

PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk. (ENZO) menjadi tambahan terbaru di dalam daftar emiten di Bursa Efek Indonesia. Pada hari pencatatan saham perdananya kemarin, Senin (14/9/2020), Morenzo mengalami auto rejection atas (ARA) setelah menguat 34,3 persen ke harga Rp141 per saham.

Pada perdagangan hari ini, Rabu (15/9/2020), ENZO berfluktuasi tajam. Setelah naik signifikan 34,75 persen ke level Rp190 per saham pada sesi I. Pada penuturpan hari saham perusahaan terjerembab ke batas auto rejection bawah (ARB). 

Investor yang berpartisipasi dalam IPO ENZO dengan membeli setidaknya 10 lot sahamnya,dalam posisi khawatir. Pasalnya setelah ARB, minat beli hilang sepenuhnya. Tidak ada yang memasang minat beli.

Maka, tak berlebihan jika menyebut IPO sebagai salah satu sarana traders untuk mendapatkan cuan instan di pasar modal. Atau sebaliknya, rugi dalam.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top