Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
PLTU Jawa 8 -  Istimewa / PLN
Premium

PROSPEK EMITEN: Perusahaan Jumbo Kian Agresif di Bisnis Setrum

14 September 2020 | 13:59 WIB
Sejumlah emiten memacu proyek setrum agar berkontribusi terhadap total pendapatan perseroan, sehingga mempertahankan pertumbuhan kinerja.

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah emiten di bidang energi dan pertambangan semakin ekspansif di bisnis kelistrikan melalui proyek pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU.

Emiten pertambangan mulai dari batu bara hingga minyak dan gas terus melirik peluang proyek setrum agar dapat memacu kontribusi bisnis itu terhadap total pendapatan perseroan sehingga mempertahankan pertumbuhan kinerja di tengah gejolak harga komoditas.

Belum lama ini, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) memberikan pinjaman kepada anak usahanya, PT Indo Raya Tenaga (PT IRT), senilai US$252,75 juta untuk menggarap PLTU Jawa 9 dan 10 dengan kapasitas 2 x 1.000 MW di Suralaya, Banten.

Nantinya, setelah PLTU mulai beroperasi secara komersial, perseroan mengharapkan PT IRT dapat memiliki pendapatan yang berulang (recurring income) yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja keuangan konsolidasian perseroan.

Selain itu, PT United Tractors Tbk. (UNTR) juga tengah menggenjot pengembangan proyek PLTU Jawa 4 di Tanjung Jati untuk unit 5 dan 6 yang akan memiliki kapasitas 2.000 megawatt (MW).

Seiring dengan hal itu, perseroan pun mengekspektasikan masuknya pendapatan baru pada tahun depan dari bisnis energi. Per Juni 2020, progres pembangunan telah mencapai 94 persen dan rencana dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir 2021.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top