Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Premium

Amblesnya IHSG dan Rem Darurat Covid-19

10 September 2020 | 22:33 WIB
Setelah 6 bulan relatif tenang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jeblok pada Kamis (10/9/2020). Benarkah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi sentimen negatif? Bagaimana kinerja IHSG dibandingkan bursa Asia lainnya?

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah 6 bulan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) adem ayem, bahkan mulai menunjukkan penguatan, pukulan keras kembali menghantam. Pada Kamis (10/9/2020), indeks terperosok lebih dari 5 persen ke level 4.891.

IHSG memang sudah melemah sejak awal perdagangan. Saat pembukaan, IHSG berada di posisi 5.084,326 dan terus melemah hingga 3,55 persen ke level 4.962,776 pada pukul 09.06 WIB.

Penurunan ini ditengarai dipicu oleh pengumuman Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyatakan ibu kota bakal menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Senin (14/9). Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers pada Rabu (9/9).

Kebijakan tersebut diambil seiring dengan terus naiknya angka kasus positif Covid-19 di Indonesia, di mana Jakarta konsisten menjadi penyumbang terbesar. Kasus baru yang tercatat bahkan sering menjadi rekor baru secara harian.

Per Kamis (10/9), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sudah bertambah 3.861, sehingga totalnya menjadi 207.203 kasus. Kemudian, jumlah pasien yang sembuh sebanyak 147.510 orang dan pasien yang meninggal 8.456 orang.

Adapun penurunan IHSG sejak pembukaan perdagangan pada Kamis (10/9), bahkan sempat membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (trading halt) perdagangan bursa pada pukul 10.36 Jakarta Automated Trading System (JATS). Trading halt dilakukan selama 30 menit hingga pukul 11.06 JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top