Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas dunia yang memanas hingga tembus US$2.063 per troy ounce di pasar pada 6 Agustus 2020 menurut data Bloomberg menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Nilai jual di pasar spot itu kemudian mendingin secara sehat setelah sejumlah pihak merealisasikan keuntungannya. Akibatnya rekor harga ini perlahan longsor menyentuh US$1.911 per troy ounce pada 11 Agustus 2020.
Emas kemudian kembali masuk ke zona hijau setelah harganya kembali menanjak dalam grafik pita cacing dan menyentuh US$2.002 per troy ounce pada 18 Agustus untuk kemudian melemah lagi pada hari perdagangan berikutnya, 19 Agustus menjadi US$1.928.
Nilai jual di pasar spot ini kemudian kembali bangkit dan menyentuh US$1.967 pada perdagangan 31 Agustus 2020. Dan menjadi US$1.941 dalam perdagangan Kamis (3/9/2020).
Secara tahun berjalan emas telah mengalami peningkatan cukup signifikan. Pada awal tahun emas diperdagangkan pada level US$1.532,1 per troy ounce. Atau secara year to date emas sudah mengalami peningkatan sekitar 26 persen lebih.