Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan melintas di dekat layar penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Premium

STRATEGI EMITEN: Efisiensi Belanja Sambil Genjot Kinerja

31 Agustus 2020 | 22:40 WIB
Mayoritas emiten kompak memangkas target alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) 2020 seiring dengan banyaknya tantangan bisnis akibat pandemi Covid-19.

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah emiten siap menggenjot ekspansinya yang tertunda pada paruh kedua tahun ini untuk mempertahankan pertumbuhan kinerja, kendati terdapat penyesuaian belanja modal 2020.

Untuk diketahui, mayoritas emiten kompak memangkas target alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) 2020 seiring dengan banyaknya tantangan bisnis akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Bisnis, pemangkasan capex dilakukan lintas sektor mulai dari emiten kelas teri hingga kelas kakap sekalipun. Di sektor konstruksi, misalnya, PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) memangkas capex 2020 sekitar 46 persen dari semula sebesar Rp5,4 triliun menjadi sebesar Rp2,9 triliun.

Bahkan, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) memangkas panduannya hingga 80 persen daripada target awal Rp11,5 triliun menjadi hanya sebesar Rp2,39 triliun.

Salah satu entitas usahanya, PT Wijaya Karya Beton (Persero) Tbk. (WTON) juga menurunkan capex tahun ini 60 persen menjadi hanya Rp377,13 miliar dari alokasi awal Rp948 miliar.

Direktur Keuangan, Human Capital dan Manajemen Risiko Wika Beton Imam Sudiyono mengatakan bahwa pihaknya harus mengurangi alokasi capex 2020 akibat pandemi Covid-19 yang berdampak negatif terhadap kegiatan bisnis perusahaan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top