Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Tambang emas Martabe di Batang Toru, Sumatra Utara, Rabu (13/2/2013). - Bloomberg/Dadang Tri
Premium

Ancang-ancang United Tractors (UNTR) Jadikan Emas Senjata Alternatif

27 Agustus 2020 | 16:58 WIB
Naiknya harga emas sejak awal 2020, menjadi semacam celah harapan bagi PT United Tractors Tbk. untuk mengerek kinerja. Apa strategi UNTR dalam memanfaatkan lini bisnis emasnya?

Bisnis.com, JAKARTA – Memiliki lini bisnis yang beragam tak menjamin suatu perusahaan selamat dari himpitan krisis akibat pandemi Covid-19. Pelajaran tersebut setidaknya dapat dipetik dari apa yang dialami PT United Tractors Tbk. (UNTR).

Pada semester I/2020, perusahaan di bawah Grup Astra yang bergerak di industri konstruksi, pertambangan batu bara dan emas, kontraktor penambangan, serta distribusi mesin berat ini mengalami penurunan kinerja hampir di semua lini bisnis.

Di lini kontraktor penambangan misalnya, UNTR yang bergerak lewat PT Pamapersada Nusantara (PAMA) cuma mampu memproduksi 65,2 juta ton batu bara. Angka ini lebih rendah 10 persen ketimbang catatan semester I/2019, yang sebanyak 72,7 juta ton.

Kemudian, sektor industri konstruksi tertekan oleh banyaknya penundaan kontrak. Lini ini cuma bisa membukukan penghasilan bersih Rp746 miliar, tak sampai separuh capaian semester I/2019, yang mencapai Rp1,54 triliun.

Pertambangan batu bara sebenarnya mampu menghasilkan penjualan sebanyak 6,31 juta ton alias naik 11 persen ketimbang torehan 5,67 juta ton pada semester I/2019. Namun, tren penurunan harga komoditas tersebut membuat peningkatan ini seolah terasa sia-sia.

Adapun emas, yang mengalami lonjakan harga sejak awal 2020, juga gagal dimanfaatkan secara maksimal oleh perusahaan. United Tractors cuma mampu menambang 211.600 ons emas per Juni 2020, turun ketimbang torehan 230.300 ons pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top