Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha
Premium

INVESTASI ALTERNATIF: Dana Kelolaan Kian Menggiurkan

24 Agustus 2020 | 14:43 WIB
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan per 30 Juni 2020, dana kelolaan produk alternatif investasi mencapai Rp55,09 triliun, tumbuh 11,51% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2019 yang sebesar Rp49,40 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA — Produk investasi alternatif berpeluang jadi pilihan investor di masa pandemi. Nilai dana kelolaannya terus meningkat, bahkan saat produk investasi lain seperti reksa dana mengalami penurunan.

Secara dana kelolaan, produk investasi alternatif seperti Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), Dana Investasi Real Estate (DIRE), dan Dana Investasi Infrastruktur (Dinfra) seakan tak terdampak pandemi sepanjang semester I/2020. Pasalnya, dana kelolaannya cenderung meningkat.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan per 30 Juni 2020, dana kelolaan produk alternatif investasi mencapai Rp55,09 triliun, tumbuh 11,51% dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2019 yang sebesar Rp49,40 triliun.

Sebaliknya, dalam periode yang sama dana kelolaan produk reksa dana secara industri mengalami penurunan 11%, dari Rp542,17 triliun menjadi Rp482,54 triliun.

Direktur PT Batavia Prosperindo Asset Management Prihatmo Hari mengatakan sepanjang paruh pertama tahun ini bukan masa yang cemerlang bagi produk reksa dana. Pasalnya, situasi pasar yang berfluktuasi menyebabkan dana kelolaan terus tergerus.

Dia menyebut ada dua penyebab dana kelolaan atau penurunan nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana, yakni penurunan harga saham yang membuat valuasi turun dan aksi pencairan reksa dana atau redemption. Sebaliknya, produk alternatif investasi tak mengalami hal ini.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top