Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono (kanan) bersama Wakil Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Sunu Widyatmoko memberikan materi saat acara Forum Banking & Fintech di Jakarta, Kamis (9/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Premium

SUKSESOR BISNIS: Moncernya BBCA dan Peran Putra Mahkota Grup Djarum Armand W. Hartono

24 Agustus 2020 | 07:09 WIB
Di balik moncernya kinerja PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terdapat peran Armand Wahyudi Hartono yang merupakan 'putra mahkota' dari Grup Djarum. Seperti apa peran sertanya?

Bisnis.com, JAKARTA – Saham emiten perbankan masih menjadi primadona lantaran mendominasi jajaran 10 besar emiten dengan market caps terbesar di Indonesia.

PT Bank Central Asia Tbk, berhasil menjadi emiten perbankan yang memiliki market caps alias nilai kapitalisasi pasar terbesar (big caps). Nilai kapitalisasi pasar perusahaan berkode emiten BBCA itu mencapai Rp773 triliun atau 12,6 persen dari total market caps.

BBCA pun berhasil mengungguli dominasi emiten perbankan dari kelompok Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dengan memuncaki daftar emiten pemilik market caps terbesar di Indonesia. Bandingkan dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) yang menempati posisi dua dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang berada di posisi kelima.

Di sisi lain kinerja BBCA boleh dikatakan menjadi yang terbaik di antara jajaran bank BUKU IV.

Tidak hanya laba bersih yang turun paling rendah, bank terafiliasi Grup Djarum ini menjadi satu-satunya bank besar yang mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga bersih dua digit, yakni 10,62 persen menjadi Rp27,24 triliun.

Dari sisi kualitas aset, perseroan juga menjadi BUKU IV dengan NPL paling rendah, yakni 2,1 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top