Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Warga Hong Kong menggunakan ponselnya di depan papan iklan iPhone buatan Apple Inc. di Hong Kong, China, Jumat (14/2/2020). - Bloomberg/Justin Chin
Premium

Mengintip Saham Apple dan Tesla Sebelum Stock Split

23 Agustus 2020 | 20:00 WIB
Pada 31 Agustus, Apple dan Tesla berencana melakukan stock split, masing-masing dengan rasio 1:4 dan rasio 1:5. Bagaimana valuasi dua emiten dengan kapitalisasi jumbo tersebut?

Bisnis.com, JAKARTA — Sepekan mendatang investor di seluruh dunia bakal menyaksikan aksi korporasi melegenda dua emiten jumbo di bursa AS dalam melakukan stock split atau pemecahan nilai saham.

Pada 31 Agustus, Apple Inc. berencana melakukan stock split dengan rasio 1:4, sedangkan Tesla Inc. dengan rasio 1:5.

Aksi korporasi tersebut memang cukup fenomenal dan layak dicermati. Pasalnya, kapitalisasi pasar atau market cap kedua emiten kakap itu, yaitu Apple Inc. dengan kode saham AAPL dan Tesla Inc. dengan sandi saham TSLA memang cukup dahsyat.

Apple Inc, misalnya, memiliki kapitalisasi pasar terbesar di bursa saham Negeri Paman Sam dengan nilai US$2,12 triliun. Jumlah itu setara Rp31.450 triliun atau lebih dari Rp31 kuadriliun (asumsi kurs Jisdor pada 19 Agustus 2020 sebesar Rp14.786 per dolar AS).

Kapitalisasi pasar Apple itu juga setara dengan 17 kali lipat target pendapatan negara dalam RAPBN 2021 sebesar Rp1.776,4 triliun.

Apabila dibandingkan dengan emiten di Indonesia, jumlah kapitalisasi pasar AAPL itu juga kira-kira lebih dari 40 kali lipat kapitalisasi pasar PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), emiten dengan kapitalisasi pasar Rp780,33 triliun atau yang terbesar di Indonesia hingga Rabu (19/8/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top