Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Lo Kheng Hong berpose di depan dinding berisi kutipan Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. / istimewa
Premium

Sepak Terjang Investasi Saham Lo Kheng Hong & Warren Buffett di Tengah Pandemi

23 Agustus 2020 | 16:58 WIB
Kepiawaian investasi Lo Kheng Hong mengandalkan konsep value investing. Belanja saham saat harga di pasar tidak sesuai dengan fundamental perusahaan atau disebut salah harga. Menyebut belajar dari salah satu orang terkaya sejagat Warren Buffett

Bisnis.com, JAKARTA – Lo Kheng Hong dan Warren Buffett kerap dipersamakan karena kepiawaian keduanya dalam value investing. Di tengah era ‘New Normal’ pandemi Covid-19, dua raksasa sekaligus legenda investasi ini memberikan efek tersendiri pada pasar modal.

Value investing merupakan pilihan investasi yang sederhananya menemukan saham yang 'salah harga' karena kemurahan. Selanjutnya, saham dijual kembali ketika berada di harga normal. Dengan konsep ini, investor seperti Warren Buffett menempatkan dirinya sebagai orang kaya sejagat. Sementara Lo Kheng Hong seringkali menyebutkan dirinya merupakan pengikut jalan investasi Warren.

Pekan lalu, Warren Buffett, lewat perusahaannya Berkshire Hathaway Inc., membuat kejutan dengan membeli perusahaan emas terbesar kedua di dunia. Warren yang dikenal dengan julukan oracle of omaha ini membeli saham Barrick Gold Corp sebanyak 20,9 juta lembar. Jumlah ini setara 1,2 persen saham perusahaan tersebut.

Langkah investasi Buffett tersebut memberi kejutan bagi pasar lantaran dia selama ini justru sering kali mencemooh emas. Menurutnya, emas bukanlah investasi yang menarik karena tidak memiliki sifat produktif. Dia menyukai saham, lebih dari apapun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top