Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Premium

Daftar Emiten yang Berpotensi Delisting Makin Panjang, Siapa Saja Mereka?

20 Agustus 2020 | 16:28 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mempublikasikan emiten-emiten yang berpotensi delisting. Siapa saja emiten-emiten ini dan kenapa mereka masuk dalama daftar tersebut?

Bisnis.com, JAKARTA — Pada Selasa (18/8/2020) petang, Bursa Efek Indonesia (BEI) mempublikasikan pengumuman potensi delisting terhadap lima emiten. Seluruh saham kelima perusahaan ini disebut telah disuspensi selama 6 bulan.

Sesuai Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di BEI, delisting bakal dilakukan apabila suspensi bertahan selama 24 bulan, alias sampai Februari 2022.

Kelima perusahaan itu adalah PT Ratu Prabu Energi Tbk. (ARTI), PT Rimo Internasional Lestari Tbk. (RIMO), PT Mitra Pemuda Tbk. (MTRA), PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk. (SKYB), dan PT Siwani Makmur Tbk. (SIMA).

Kondisi perusahaan-perusahaan yang disebut BEI memang memprihatinkan.

RIMO misalnya, dalam laporan keterbukaan informasi memperkirakan laba bersih berkurang 25-50 persen pada kinerja kuartal I/2020, akibat pandemi Covid-19.

Perseroan juga mengakui telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 12 karyawan. Sementara itu, 259 karyawan lainnya terdampak dengan status lainnya seperti mengalami pemotongan gaji hingga 50 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top