Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
RS Hermina Kemayoran. - herminahospital.com
Premium

Lima Bulan Corona di Indonesia, Bagaimana Kesehatan Emiten Rumah Sakit?

18 Agustus 2020 | 11:31 WIB
Emiten rumah sakit menghadapi tekanan terhadap kinerja yang cukup signifikan dalam lima bulan terakhir. Penurunan jumlah pasien menjadi salah satu penyebab performa emiten rumah sakit terhuyung.

Bisnis.com, JAKARTA – Sudah lima bulan pandemi virus corona (Covid-19) melanda Indonesia sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020 lalu. Pandemi telah membuat perekonomian pincang karena kegiatan perekonomian dan kegiatan sosial dibatasi guna membendung laju penyebaran virus.

Salah satu sektor yang punya kaitan erat dengan penanganan pandemi adalah kesehatan. Di sektor ini, kinerja emiten rumah sakit juga terkena imbas. Bagaimana kesehatan emiten rumah sakit setelah pandemi menerpa?

Pandemi virus corona disebut berdampak langsung terhadap penurunan jumlah pasien. Pendapatan emiten pun terpuruk, terutama pada kuartal II/2020.

Analis Samuel Sekuritas Ilham Akbar mengatakan volume pasien terlihat beranjak naik memasuki kuartal ketiga tahun ini dengan variasi yang berbeda antar segmen pasien dan emiten.

Penurunan paling signifikan terjadi pada segmen volume pasien rawat jalan agregat yang mencapai kontraksi sebesar 46 persen secara tahunan. Sementara volume pasien rawat inap agregat turun 29,9 persen secara tahunan, namun dengan variasi penurunan cukup berbeda antara emiten.

Ilham melihat penurunan margin laba kotor pada kuartal kedua tahun 2020 terjadi akibat beban tenaga kerja tidak dapat mengimbangi penurunan volume pasien. Sementara margin laba kotor diperkirakan membaik pada kuartal ketiga secara kuartalan seiring dengan peningkatan kembali volume pasien.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top