Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan berada di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Premium

Sengkarut Minna Padi AM dan Triliunan Uang Nasabah

16 Agustus 2020 | 15:34 WIB
Salah satu sumber Bisnis mengatakan, perusahaan Minna Padi AM seharusnya membayarkan uang senilai Rp6 triliun dengan tenor sampai 18 Mei 2020.

Bisnis.com, JAKARTA – Sampai dengan saat ini PT Minna Padi Asset Manajemen (MPAM) baru melunasi 20 persen dana nasabah dari ketentuan pembayaran senilai Rp6 triliun.

Salah satu sumber Bisnis mengatakan, Minna Padi AM seharusnya membayarkan uang senilai Rp6 triliun dengan tenor sampai 18 Mei 2020. Akan tetapi sampai dengans saat ini uang yang dibayarkan baru 20 persen atau Rp2,2 triliun.

“Total dana nasabah itu mencapai Rp6 triliun yang sudah dibayarkan 20 persen saja. Jadi masih ada sekitar Rp4,8 triliun dana kami ditahan oleh mereka,” kata sumber Bisnis Minggu (16/8/2020).

Menurutnya, nasabah yang paling sengsara dalam sengkarut dana ini adalah para manula yang menanamkan dana pensiun mereka. Pasalnya, di satu sisi untuk digunakan sebagai dana harian dan di sisi lain untuk dana pengobatan.

“Dalam masa resesi sekarang banyak yang kehilangan atau menurun mata pencarian sehingga sulit bagi para manula ini untuk biaya harian atau ke dokter karena bergantung pada anak,” imbuhnya,

Sementara itu, berdasarkan dokumen yang diterima oleh bisnis Direktur Minna Padi Asset Manajemen Budi Wihartono mengatakan pembagian likuidasi reksa dana MPAM Tahap II, OJK telah memberikan respon positif bahwa pembagian dapat dilaksanakan sepanjang para pihak sepakat.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top