Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
SMRA
Premium

Menakar Prospek Emiten Properti di Tengah Tekanan

13 Agustus 2020 | 20:59 WIB
Pandemi Covid-19 telah menekan permintaan terhadap properti di Tanah Air. Bagaimana dampaknya terhadap emiten properti?

Bisnis.com, JAKARTA - Pertumbuhan harga properti residensial pada kuartal III/2020 diproyeksi makin melambat. Pelambatan tersebut juga semakin memukul kinerja emiten properti dalam negeri di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Analis memandang sektor properti di masa pandemi babak belur karena ketidakpastian ekonomi. Sehingga, prospek emiten hingga akhir tahun, belum memiliki kepastian meskipun ada relaksasi dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sektor properti baik lini usaha residensial hingga properti mal membutuhkan ‘traffic’ yang tingggi dari konsumen yang akan membeli atau menyewa hingga investor yang hendak membangun.

Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie Wijoyo Prasetio mengatakan beberapa emiten properti pada kuartal 1 sebagain mendapatkan nilai merah seperti  PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI), PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA), PT Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST),dan PT Lipo Karawaci Tbk. (LPKR). 

Sementara emiten yang lainnya,lanjutnya, memang membukukan profit namun dalam jumlah yang tipis. Pasalnya, pendapatan cenderung turun namun cost of good dan operasional ekspansi cenderung  tetap.

"Laporan ini kemungkinan besar menjadi katalis bagi publik untuk melepas saham-saham properti  mereka dari portofolio,"kata Frankie saat dihubungi Bisnis Kamis (13/8/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top