Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Tumpukan emas dengan berat dan ukuran yang berbeda-beda dijual di Gold Investments Ltd. di London, Inggris, Rabu (29/7/2020). - Bloomberg/Chris Ratcliffe
Premium

Emas Menjulang, Emiten Mana yang Jadi Jawara Global?

12 Agustus 2020 | 19:55 WIB
Penguatan harga emas tak hanya mengerek kinerja emiten logam mulia di Bursa Efek Indonesia. Siapa jawaranya di ranah internasional?

Bisnis.com, JAKARTA — Harga emas menjulang, emiten tambang emas juga kian perkasa di bursa domestik. Tapi, faktanya bukan hanya di Indonesia, tren yang sama juga terjadi pada perusahaan-perusahaan emas global dengan skala yang jauh lebih besar.

Pada 2020, harga emas menembus level US$2.000 per troy ounce, level tertinggi sepanjang sejarah. Namun, belakangan kilaunya mulai memudar.

Mengutip data Bloomberg, hingga Rabu (12/8/2020) pukul 14.38 WIB, harga emas di bursa Comex turun 1,03 persen ke level U$1.926,3 per troy ounce dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan harga emas sepanjang 2020 telah menjadi sentimen positif bagi sejumlah emiten di Indonesia.

Saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) misalnya, telah menguat 12,8 persen sepanjang tahun berjalan. Sementara itu, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) menguat 79 persen.

Sejalan dengan itu, emiten emas di ranah global turut menikmati penguatan signifikan sepanjang tahun ini. Saham salah satu perusahaan emas terbesar di dunia, Newmont Mining Corp, telah menguat 44,70 persen sepanjang tahun berjalan, dari US$43,45 ke posisi US$62,87 per saham.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top