Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
GEDUNG BUMN WIJAYA KARYA. - Bisnis/Arief Hermawan P
Premium

75 Tahun Indonesia : Start Terhambat, Wijaya Karya (WIKA) Dituntut Lari Kencang

12 Agustus 2020 | 11:16 WIB
Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) turut berdampak terhadap kinerja PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Bagaimana strategi perusahaan bertahan di tengah seretnya tender dan terbatasnya mobilitas pekerja?

Bisnis.com, JAKARTA — Sejak Maret 2020, lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service merevisi prospek sederet emiten asal Indonesia. Tidak sedikit yang mengalami penurunan posisi, termasuk perusahaan pelat merah, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Moody’s menurunkan Corporate Family Rating (CFR) WIKA dari Ba2 menjadi Ba3. Outlook perusahaan kontraktor itu juga berubah dari stabil menjadi negatif.

Dalam siaran pers yang dirilis, Selasa (23/6/2020), Wakil Presiden dan Analis Moody’s Nidhi Dhruv menuturkan penurunan peringkat WIKA dipicu dampak Covid-19 terhadap kinerja perusahaan.

“Bisnis WIKA terdampak pandemi Covid-19 cukup parah. Kami memperkirakan disrupsi rantai pasok dan pembatasan pengerjaan konstruksi akibat pembatasan sosial akan menghambat seluruh proyek WIKA,” paparnya.

Tak butuh waktu lama bagi perusahaan untuk merespons. Dalam publikasi keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) 3 hari berselang, Sekretaris Perusahaan WIKA Mahendra Wijaya tidak mendebat pandangan Moody’s soal pengaruh Covid-19 terhadap perusahaan.

Pasalnya, ada proyek-proyek yang harus mengalami penghentian sementara atau pembatasan operasional karena adanya gangguan di mobilisasi tenaga kerja.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top