Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawati bank menata uang dollar di kantor cabang PT Bank Mandiri Tbk. di Jakarta, Rabu (22/4/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Premium

75 Tahun Indonesia: Uji Tangguh Bisnis Bank Mandiri (BMRI) di Segmen Korporasi

11 Agustus 2020 | 07:45 WIB
Bank Mandiri memfokuskan diri pada segmen korporasi. Bagaimana tantangannya di tengah pandemi?

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mengalami banjir dana pihak ketiga di tengah pandemi Covid-19. Sementara itu, kinerja kredit hingga semester I/2020 hanya tumbuh 1,49 persen.

Laporan keuangan bulanan Bank Mandiri (BMRI) menunjukkan saat kredit tumbuh mini, dana pihak ketiga (DPK) DPK meningkat 15,51 persen menjadi Rp853,43 triliun. Peningkatan paling tinggi terjadi pada bentuk giro dan deposito, masing-masing meningkat 21,65 persen dan 26,6 persen, menjadi Rp230,45 triliun dan Rp311,63 triliun.

Di sisi lain penghimpunan dana dalam bentuk tabungan hanya meningkat 2,68 persen menjadi Rp311,32 triliun. Hal ini membuat komposisi tabungan yang biasanya menjadi kontributor tertinggi DPK, kalah oleh deposito.

Namun kondisi ini, menurut data Bloomberg, Bank Mandiri terbukti menjadi salah satu bank yang masih cukup gencar menyalurkan kredit. Salah satu indikatornya adalah penyaluran kredit sindikasi yang per akhir Juni 2020 telah mencapai US$775 juta. Jumlah ini terbesar dalam industri.

Capaian ini membuat pangsa pasar Bank Mandiri meningkat dari 13,4 persen pada semester I/2019, menjadi 21,42 persen pada semester I/2020.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top