Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Peneliti melakukan penelitian dalam pengembangan vaksin Covid-19 di Prancis. - Bloomberg/Adrienne Surprenant
Premium

Memilah Saham Farmasi di Tengah Sentimen Vaksin Covid-19

27 Juli 2020 | 20:41 WIB
Pekan lalu, saham-saham emiten farmasi menunjukkan pergerakan yang luar biasa. Mengingat pengembangan vaksin Covid-19 membutuhkan waktu lama, bagaimana prospeknya ke depan?

Bisnis.com, JAKARTA — Pekan lalu, saham-saham emiten farmasi bergerak naik secara signifikan. Hal yang sama tak terlihat pada sesi perdagangan Senin (27/7/2020).

Mengacu ke data Bloomberg, pada perdagangan awal pekan ini, saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) tercatat turun 1,27 persen ke level Rp1.550 dibandingkan posisi terakhir pada penutupan perdagangan Jumat (24/7), yang sebesar Rp1.570 per saham. Pun dengan PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) yang berakhir di level Rp2.550, turun 6,93 persen dari sebelumnya Rp2.740.

Sementara itu, saham PT Indofarma Tbk. (INAF) dan PT Phapros Tbk. (PEHA) masing-masing turun 6,9 persen menjadi Rp2.430 dan 6,76 persen ke level Rp1.655.

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee menyebut sentimen vaksin Covid-19 menjadi faktor yang punya kontribusi besar terhadap fluktuasi saham perusahaan-perusahaan farmasi. Buktinya, pekan lalu, kenaikan terjadi karena kabar masuknya vaksin Covid-19 dari China untuk diuji coba di Indonesia.

Dia menilai cenderung turunnya saham perusahaan-perusahaan farmasi dipicu oleh kesadaran para pelaku pasar. Terlebih, dalam konferensi pers pada Jumat (24/7), juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 membeberkan bahwa vaksin siap belum bisa diestimasi kapan bisa tersedia.

“Pelaku pasar dalam negeri mulai berhati-hati dengan sentimen positif vaksin. Sebab, masih butuh waktu yang lebih lama untuk memastikan suksesnya vaksin tersebut. Selain itu, masih ada potensi gagal pada pengujian fase ketiga,” tutur Hans kepada Bisnis, Senin (27/7).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top