Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Alat berat bekerja dalam pembangunan apartemen di Jakarta saat pandemi Covid-19 menerjang. - Bloomberg / Dimas Ardian
Premium

Investasi Saham: Saat Bunga Bank Makin Murah, Pilih Emiten Properti Residential atau Kawasan Industri?

22 Juli 2020 | 12:31 WIB
Bank Indonesia pekan lalu menurunkan BI 7 Day Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 4 persen. Suku bunga ini menjadi terendah dalam sejarah. Transmisi suku bunga ini akan bergerak ke kredit termasuk kredit pemilikan rumah (KPR) dalam waktu dekat. Emiten sektor properti mana yang paling diuntungkan? Resedensial, mal atau kawasan industri.

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham emiten properti mulai dari kawasan pemukiman, kawasan industri dan pengembang mal baru akan kembali ke posisi sebelum pandemi jika ekonomi mulai bergerak penuh.

Penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia pekan lalu membantu mengungkit daya beli masyarakat. Meski begitu, perlambatan ekonomi yang bergerak menuju titik di bawah nol dalam skema berat Kementerian Keuangan membuat permintaan belum akan pulih dalam waktu dekat.

Investasi pada saham-saham sektor properti sebaiknya di desain untuk investasi jangka panjang menyambut pemulihan.

Berdasarkan indeks sektoral properti yang ditampilkan Bursa Efek Indonesia, kinerja saham-saham segmen ini melemah dari rata-rata 315 menjadi 309,67 per lembar saham atau melemah 1,9 persen.

Demikian juga ditarik kinerja 1 bulan. Emiten sektor properti menyusut dari 327 pada 23 Juni 2020 menjadi 306 per 20 Juli 2020. Sedangkan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, indeks  sektor properti telah merosot dalam dari 493 menjadi 306 per kemarin atau merosot 37,93 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top