Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pilot dan kru pesawat dalam prosesi mempensiunkan pesawat Boeing 747-400 setelah beroperasi selama 23 tahun sejak 1994. -  Bisnis / Felix Jody Kinarwan
Premium

Arah Baru Krakatau (KRAS) - Garuda (GIAA) & Nasib Pemegang Saham Non Pemerintah  

21 Juli 2020 | 06:31 WIB
Talangan jumbo yang diusulkan pemerintah dan disetujui oleh DPR untuk Krakatau Steel (KRAS) dan Garuda Indonesia (GIAA) sebesar Rp11,5 triliun memberi dampak bagi pemegang saham non-pemerintah. Investor minoritas dan publik dapat terhapus dari kedua perusahaan jika manajemen gagal mengembalikan pinjaman. Bagaimana agar pemegang saham non pemerintah tetap dapat mempertahankan kepemilikannya?

Bisnis.com, JAKARTA – Keputusan politik DPR RI yang merestui talangan jumbo bagi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) menjadi harapan baru bagi perusahaan. 

Garuda Indonesia mendapatkan restu untuk diberi talangan Rp8,5 triliun. Sementara itu, Krakatau Steel mendapatkan persetujuan Rp3 triliun.

Bahkan para politisi mengusulkan skema yang lebih ringan bagi perusahaan yakni melalui surat utang wajib konversi atau Mandatory Convertible Bond (MCB).

MCB merupakan surat utang yang memungkinkan dikonversi menjadi kepemilikan jika penerima tidak melakukan pelunasan saat jatuh tempo. Sementara selama berbentuk MCB maka penerima pinjaman tetap mencatatkan pokok dan bunga sebagai kewajiban.

Model ini akan memberikan dampak bagi pemegang saham non-pemerintah karena penurunan kepemilikan hingga terhapus.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top