Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Produk-produk PYFA. -  Dok. Annual Report 2019
Premium

Rekomendasi Saham: Aksi Borong Pyridam di Produsen Ester-C (PYFA)

17 Juli 2020 | 05:23 WIB
Perusahaan farmasi PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA) menargetkan dapat memproduksi hingga 20 jenis obat baru tahun ini. Harga saham perusahaan tercatat naik seiring perubahan struktur kepemilikan.

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pyridam International meningkatkan kendali pada PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA) dengan menambah kepemilikan menjadi 83 persen.

Pyridam Farma merupakan produsen lebih dari 100 jenis obat. Salah satu yang beredar bebas dan mendapat tempat di tengah masyarakat seiring pandemi Covid-19 adalah suplemen Ester-C.

Saham perusahaan sendiri melambung dari Rp178 per lembar pada akhir Mei 2020 menjadi Rp650 pada 16 Juli 2020. Bahkan harga setiap lembar saham perusahan sempat menyentuh harga tertinggi Rp680 pada 14 Juli 2020.

Level harga tersebut menjadi level harga tertinggi PYFA dalam 13 tahun terakhir. Pada 9 Februari 2007, saham PYFA sempat meroket hingga Rp840 per saham, namun setelah itu langsung menukik dan bertahan di kisaran Rp53 per saham untuk waktu yang cukup lama.

Jelang akhir 2009, perlahan-lahan saham PYFA baru bisa menguat hingga kisaran Rp110 per saham. Pergerakannya kemudian menguat hingga mencapai kisaran Rp200 per saham pada 2016.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top