Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Alat berat Hitachi sedang bekerja di pertambangan. - Dok. Annual Report HEXA.
Premium

Historia Bisnis: Sabar Hitachi Ambil Kendali Hexindo (HEXA) 

14 Juli 2020 | 23:48 WIB
Hitachi Construction Machinery dari Jepang menjadi pemegang saham pengendali PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA).

Bisnis.com, JAKARTA – Para investor dari Asia kembali meramaikan pemberitaan media cetak dan online. Para pemilik modal itu secara kasat mata, mengincar sejumlah perusahaan di Indonesia yang tengah kesulitan modal.

Aksi korporasi ini terlihat dalam penambahan modal Bank Yudha Bhakti oleh PT Akulaku Silvrr Indonesia, Bank Maspion oleh investor Thailand, hingga rencana tambahan modal di Bukopin dan Mayapada oleh investor Korea.

Para investor ini bukalah pemegang saham yang benar-benar baru. Pemilik modal ini sebelumnya sudah ada di dalam perusahaan menjadi pemegang saham dalam jumlah relatif kecil. Mereka tetap berada dalam perusahaan setiap aksi penambahan modal dilakukan. Hingga, ketika kebutuhan modal besar mengemuka, investor Asia ini tampil untuk menjadi pengendali sesuai kebutuhan perusahaan.

Langkah yang sama terjadi pada hari ini, 19 tahun lalu. Bisnis Indonesia 14 Juli 2001 menurunkan laporan ‘Pendiri HEXA Jual saham ke Jepang’. Kondisi perusahaan yang membutuhkan ekspansi dan likuiditas membuat para pengusaha lokal akhirnya harus melepaskan sebagian kepemilikan di perusahaan.

Dalam laporan itu disebutkan PT Hexindo Adiperwira pendiri PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) telah menjual 7,2 juta saham ke Hitachi Construction Machinery Co. Ltd.

Presiden Direktur HEXA kala itu Rustam Effendi mengungkapkan tujuan dari transaksi tersebut yakni meningkatkan hubungan baik antara perseroan dengan Hitachi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top