Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Perburuan dana di Bursa semakin panas pada paruh kedua 2020. (ANTARA - Puspa Perwitasari)
Premium

Emiten Makin Gencar Berburu Dana di Bursa, untuk Tambal Utang?

13 Juli 2020 | 06:30 WIB
Kondisi di sisa tahun 2020 disebut mampu memanaskan perburuan pencarian dana di Bursa. Kira-kira untuk tambal utang atau modal kerja ya?

Bisnis.com, JAKARTA – Membaiknya persepsi risiko investor maupun obligor di sisa tahun pandemi memanaskan perburuan modal di Bursa melalui penerbitan surat utang pada paruh kedua 2020. Bagaimana ya proyeksinya? 

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan emisi surat utang korporasi pada tahun ini sebanyak-banyaknya Rp100 triliun. Proyeksi ini merupakan perkiraan paling optimistis dari lembaga tersebut.

Salyadi Saputra, Direktur Utama Pefindo menjelaskan jika skenario optimistis ini tercapai sekalipun nilainya akan lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pada tahun lalu. Emisi surat utang pada tahun lalu mencapai mencapai Rp146,5 triliun.

Hal ini sejalan dengan perkiraan Pefindo yang memproyeksikan adanya penurunan penerbitan surat utang korporasi pada 2020. Sebelumnya, nilai emisi diprediksi turun sekitar 30 persen dari perkiraan awal tahun sebesar Rp158,5 triliun.

“Awalnya prediksi cukup tinggi karena kami yakin ada Rp130,7 triliun yang jatuh tempo dan mungkin ada yang refinancing. Tetapi kenyataannya sekarang kalau kondisi tidak kondusif, salah satu solusi untuk korporasi adalah kembali lagi ke perbankan,” katanya, Jumat (10/7/2020).

Salyadi menyatakan masih ada dua skenario lain yang disiapkan Pefindo terkait emisi obligasi pada tahun ini. Skenario tersebut adalah moderat dengan perkiraan emisi mencapai Rp80 triliun dan skenario pesimistis dengan perkiraan emisi surat utang hanya Rp60 triliun—Rp80 triliun sepanjang tahun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top