Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
PT Bentoel Internasional Investama Tbk. atau Bentoel Group adalah perusahaan rokok terbesar kedua di Indonesia. Perusahaan ini berpusat di Jakarta dan Malang.  - Dok. Bentoel
Premium

Historia Bisnis: Saat Bentoel Diterpa Krisis Namun ‘Diabaikan’ Pemerintah

11 Juli 2020 | 16:16 WIB
Perubahan kebijakan industri pertembakauan yang datang bersamaan dengan lilitan utang, membuat PT Bentoel Internasional Investama Tbk. (RMBA) merana pada awal dekade 1990-an hingga terpaksa berbagi kepemilikan dengan Peter Sondakh (Rajawali Group) dan kelak dilepas ke British American Tobacco.

Bisnis.com, JAKARTA – Medio 1991 mungkin akan menjadi salah satu periode yang dikenang dan bersejarah bagi PT Bentoel Internasional Investama Tbk. (RMBA), selain kisah legendaris Ong Hok Liong ketika mendirikan perusahaan tersebut.

Pada pertengahan 1991, Bentoel sejatinya mengalami apa yang terjadi pada lazimnya problematika bisnis perusahaan rokok.

Perubahan kebijakan tarif cukai, faktor tingginya harga cengkeh, hingga aturan pembatasan mesin untuk produksi rokok yang diterapkan pemerintah pada masa itu, membuat perusahaan ini terancam keselamatannya.

Namun, kondisi itu diperparah dengan arus keuangan yang makin tak teratur sejak Bentoel mengalami devaluasi akut pada 1986. Pada saat bersamaan, mereka terlilit oleh beban utang sebesar Rp700 miliar. Nominal yang fantastis untuk masa itu.

Dorongan publik pun berdatangan pada pemerintah, agar perusahaan tersebut diselamatkan. Maklum, kendati pemasukan cukai rokok belum sekontributif sekarang, peluang menjanjikan daari industri tembakau sudah dilihat oleh berbagai kalangan.

Namun, dorongan publik tersebut tampaknya tak membuat pemerintah langsung bergerak cepat memberikan bantuan. Pada akhirnya pula bantuan itu tak pernah benar-benar datang.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top