Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
(Dari kiri) Presiden Direktur PT Saratoga Investama Sedaya Tbk Michael W. P Soeryadjaya, Direktur Keuangan Lany Djuwita, dan Presiden Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Edwin Soeryadjaya (baru merah)
Premium

Saat Anak Pendiri Astra Rajin Borong Sendiri Saratoga (SRTG), Ada Apa?

10 Juli 2020 | 16:18 WIB
Anak-anak William Soeryadjaya, pendiri Astra International terus memperkuat kepemilikan mereka pada salah satu raksasa investasi di Indonesia, Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG).

Bisnis.com, JAKARTA – Pendiri perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) rajin melakukan aksi korposi penambahan saham melalui lantai bursa.

Saratoga (SRTG) merupakan perusahaan investasi yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia semenjak 26 Juni 2013. Terdapat 3 pihak yang menjadi pemegang saham terbesar dalam perusahaan dengan portofolio mulai dari tambang emas hingga leasing kendaraan itu.

Para pemegang saham di atas 5 persen berdasarkan laporan kepada Bursa Efek Indonesia per 30 Juni 2020 adalah Sandiaga Salahuddin Uno atau akrab dipanggil Sandi sebesar 21,51 persen, Edwin Soeryadjaya (32,031) dan PT Unitras Pertama (32,721 persen).

Edwin Soeryadjaya merupakan anak laki-laki kedua William Soeryadjaya pendiri Astra International (ASII), sedangkan Unitras Pertama adalah perusahaan investasi keluarga William yang lebih banyak dikendalikan oleh anak perempuannya, Joyce Soeryadjaya Kerr dan Judith Soeryadjaya. Perusahaan di luar grup Astra. Keluarga William sendiri hengkang dari Astra setelah menjual kepemilikannya untuk menyelesaikan jatuhnya Bank Summa pada 1992.

Unitras Pertama tercatat melakukan aksi borong saham Saratoga sepanjang Juli 2019. Aksi borong saham itu dilakukan saat harga saham bertengger pada 3.880. Kala itu, Unitrans memborong 22,6 juta lembar saham.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top