Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Industri reksa dana mendapatkan tantangan untuk mengejar target menggandakan investor di kala terpaan sentimen yang membuat 13 manajer investasi tersangkut kasus Jiwasraya. (Bisnis - Himawan L Nugraha)
Premium

Investasi Reksa Dana Campuran atau Pasar Uang, Mana Lebih Untung?  

07 Juli 2020 | 08:20 WIB
Investasi reksa dana sepanjang semester I/2020 untuk produk tertentu tetap mencatatkan pengembangan dana positif. Bahkan hingga dua digit. Apa saja produknya?

Bisnis.com, JAKARTA — Investasi reksa dana (RD) kembali menunjukkan pesonanya seiring dengan membaiknya imbal hasil yang diberikan. Sejumlah produk bahkan mencatatkan imbal hasil positif tertinggi sebesar 17,45 persen dalam 6 bulan.

Imbal hasil yang optimal ini di tengah tekanan besar terhadap industri reksa dana. Hingga 30 Juni 2020, produk reksa dana saham secara total mencatat imbal hasil minus 22,12 persen. Nilai ini sejalan dengan kinerja IHSG yang juga anjlok -22,13 persen. Sementara kinerja reksa dana lainnya yakni RD campuran -11,34 persen.

Di tengah tekanan industri ini, sejumlah produk tetap menunjukkan kinerja positif.  RD pendapatan tetap dan RD pasar uang secara total industri tercatat menunjukkan kinerja positif dengan naik 2,41 persen dan 2,42 persen.

Lalu produk apa paling juara? Berdasarkan data Infovesta per 30 Juni 2020, produk reksadana dengan kinerja paling optimal dipimpin oleh produk reksa dana campuran. Produk racikan Samuel Aset Manajemen yakni SAM Mutiara Nusa Campuran memimpin dalam kategori ini dengan peningkatan kinerja 17,45 persen.

Di belakangnya, produk reksa dana yang memberikan imbal hasil positif adalah Danamas Fleksi (11,87 persen), Simas Balance Gemilang (5 persen) keluaran Sinarmas Asset Management.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top