Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat meninjau Kawasan Industri Terpadu Batang dan Relokasi Investasi Asing ke Indonesia, di Kedawung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020). - Antara / Harviyan Perdana Putra
Premium

Relokasi Pabrik dari China, Untung Genggam Saham BUMN Karya atau Kawasan Industri?

06 Juli 2020 | 05:12 WIB
Presiden Joko Widodo mengharapkan Kawasan Industri Batang siap menyambut relokasi investasi milik perusahaan AS atau Jepang yang keluar dari China.

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten karya milik negara diyakini akan mendapatkan keuntungan dengan pembukaan kawasan industri batang.

Pekan lalu, Presiden Joko Widodo bersama sejumlah menteri kabinet melakukan peninjuan kesiapan lahan milik PT Perkebunan Negara(persero) III. Lahan ini disiapkan untuk menyambut janji relokasi perusahaan Amerika Serikat dan Jepang dari China.

Kawasan milik PT PN IX, anak usaha PTPN III diyakini lebih siap karena telah didukung infrastruktur dasar eksisting seperti jalur kereta api dan pelabuhan peninggalan Belanda. Juga terdapat akses tol.

“Lokasi ini sangat prima, memang satu kepemilikan di bawah PTPN IX jadi ke depan tidak akan ada isu nanti untuk relokasi ataupun mandeknya perizinan,” kata Menteri BUMN Erick Thohir, akhir pekan lalu.

Kawasan Industri Batang ini sendiri disiapkan dalam tiga fase, untuk tahap pertama dilakukan pengembangan seluas 450 hektare. Fase pertama ini ditargetkan dapat menyambut investor yang akan berpindah dari China dalam 6 bulan ke depan. Kawasan ini memiliki cadangan lahan 4.000 hektare lebih.

Erick juga memastikan selain penyiapan lahan, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan PT Pertamina (Persero) akan turut serta untuk menyediakan fasilitas energi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top