Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pilot dan kru pesawat memberi penghormatan terakhir kepada pesawat Garuda Boeing 747-400 di Hanggar 4 GMF Aero Asia, Tangerang, Banten, Senin (9/10). PT Garuda Indonesia secara resmi mempensiunkan pesawat Boeing 747-400 terakirnya setelah beroprasi selama 23 tahun sejak 1994. Pelepasan pesawat ini juga menandai berakhirnya operasional penerbangan haji tahun 2017. JIBI/Bisnis - Felix Jody Kinarwan
Premium

1.001 Jurus Melepas Belenggu Utang Garuda

02 Juli 2020 | 10:05 WIB
Virus corona membuat jalan perbaikan kinerja Garuda semakin terjal karena utang membelenggu saat burung besi tak leluasa mengangkasa

Bisnis.com, JAKARTA— Pandemi virus corona entah kapan berakhir. Masalah yang dihadapi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. pun demikian. Perusahaan pelat merah itu harus mengeluarkan ragam jurus melepas belenggu utang.

Badan usaha milik negara (BUMN) sektor penerbangan itu aktif mencari jalan keluar dari situasi pandemi virus corona lewat permohonan pengecualian kovenan finansial dan negosiasi dengan lessor, para penyewa pesawat.

Ada usaha, tetapi sayangnya buah manis belum ketara. Tahun 2020 yang seharusnya menjadi ajang perbaikan usaha justru menguji manajemen bersilat siasat.

Berdasarkan laporan kuartal I/2020, emiten berkode saham GIAA itu mengalami kenaikan liabilitas sebesar 131,44 persen terhadap posisi akhir 2019, menjadi US$8,64 miliar atau setara Rp124,19 triliun karena menggunakan kurs Rp14.376 per dolar AS.

Terkereknya total utang berasal dari liabilitas jangka panjang perseroan yang meningkat sebesar 940,71 persen terhadap posisi akhir 2019, menjadi US$4,96 miliar. Peningkatan jumbo itu terjadi akibat liabilitas sewa pembiayaan pada liabilitas jangka panjang yang meningkat dari US$35.340 pada akhir 2019, menjadi US$3,98 miliar.

Perseroan menganggap kenaikan signifikan pada pos utang bukan karena keputusan manajemen semata melainkan karena implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 73 yang berlaku tepat 1 Januari 2020.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top