Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Petani memetik kopi Arabika (Coffea arabica) di perladangan lereng gunung Sindoro Desa Canggal, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020). Menurut petani, musim panen tahun ini harga kopi Arabika merosot tajam menjadi Rp5.000 per kilogram dari harga tahun sebelumnya yang mencapai Rp9.000 per kilogram biji basah di tingkat petani. ANTARA FOTO - Anis Efizudin
Premium

Pandemi Covid-19 Bikin Pasar Kopi Semakin Pahit

22 Juni 2020 | 08:12 WIB
Harga kopi arabika dalam tahun berjalan telah jatuh 29 persen. Di saat permintaan turun akibat pembatasan sosial di sejumlah negara, pandemi Covid-19 juga telah membuat mobilitas pekerja terhambat akibat larangan perjalanan.

Bisnis.com, JAKARTA - Para produsen kopi dunia tampak akan semakin sulit untuk bernapas  lega pada tahun ini. Tidak hanya dibayangi harga acuan yang sudah tidak semerbak, pandemi Covid-19 juga telah mengancam ketersediaan tenaga kerja hampir di semua produsen kopi utama dunia untuk melakukan panen.

Dalam beberapa tahun terakhir, mayoritas produsen kopi dunia sangat bergantung kepada pekerja imigran untuk memenuhi kebutuhan permintaan dan panen yang cukup besar.

Namun, ketersediaan pekerja tidak lagi melimpah karena berbagai negara menerapkan pembatasan perjalanan hampir memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Akibatnya, industri kopi saat ini sangat mengandalkan pelonggaran pembatasan sosial yang memungkinkan pekerja musiman kembali ke kebun.

Di sisi lain, bagai memakan buah simalakama, membiarkan orang luar masuk ke daerah panen akan meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Padahal daerah-daerah itu mencatat tingkat penyebaran virus lebih rendah daripada di kota-kota besar.

Beberapa produsen pun akhirnya mengutak-atik strategi untuk menyelamatkan pasar kopi dan para petaninya. Produsen kopi seperti Kolombia dan Kosta Rika akan memanfaatkan lebih banyak petani lokal dan masyarakat yang kehilangan pekerjaan untuk produksi biji kopi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top