Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Emiten Tambang Siap Isi Dompet Investor, Tebar Dividen Rp9,43 Triliun
Lihat Foto
Premium

Emiten Tambang Siap Isi Dompet Investor, Tebar Dividen Rp9,43 Triliun

Sejumlah emiten tambang masih membagikan dividen hingga awal Juli 2020
Tim Bisnis Indonesia
Tim Bisnis Indonesia - Bisnis.com
17 Juni 2020 | 13:15 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— Kesempatan mendapatkan dividen dari sejumlah emiten tambang masih ada. Dengan total Rp9,43 triliun, beberapa di antaranya akan mengisi dompet para investornya.

Bisnis merangkum beberapa emiten tambang yang membagikan dividen tahun ini. Jika ditotal, terdapat Rp9,43 triliun yang berasal dari enam emiten sektor pertambangan.

Enam emiten tersebut yakni PT Indika Energy Tbk. (INDY), PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG). Kemudian, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), PT United Tractors Tbk. (UNTR) dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM).

Menariknya, dari enam emiten sektor pertambangan, terdapat empat emiten yang masuk ke jajaran emiten royal karena membagikan dividen yang besar bagi investor. Penghuni Indeks High Dividend 20 yakni ADRO, ITMG, PTBA dan UNTR.

Meski tak semua menangguk untung, namun masih ada yang kukuh membagikan dividen kepada investor. INDY misalnya yang harus mencatatkan  rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$18,2 juta.

Pencapaian itu berbanding terbalik dengan 2018 yang berhasil mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$80,1 juta. Namun, manajemen memutuskan untuk menggunakan laba ditahan untuk membagikan dividen tahun ini.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top