Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Liquefied Natural Gas (LNG). - Istimewa
Premium

Boncos di Pasar Minyak Terasa Sampai Pasar Gas LNG Global

03 Juni 2020 | 05:00 WIB
Kontraksi di pasar LNG terjadi pertama kali sejak delapan tahun terakhir

Bisnis.com, JAKARTA— Pandemi virus corona ternyata menjangkiti pasar gas jenis liquefied natural gas (LNG) global sehingga tak bertenaga akibat permintaan yang loyo.

Dalam keterangan resminya, Senin (1/6/2020), Wood Mackenzie mencatat kontraksi pada musim panas kali ini menyentuh 2,7 persen atau setara dengan 3 juta ton secara tahunan. Kontraksi tersebut merupakan yang pertama sejak 2012.

Direktur Riset Wood Mackenzie, Robert Sims menilai kontraksi terjadi akibat penerapan lockdown dan prospek negatif ekonomi global. Negara pengimpor LNG di Asia akan menjadi korban dengan kemerosotan permintaan dalam dua tahun berturut-turut.

“Virus corona akan mendorong kontraksi global pada pengiriman LNG sepanjang musim panas 2020 dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini akan menjadi kontraksi musiman yang pertama dalam delapan tahun,” katanya.

Dia pun menyebut kontraksi tak akan pulih dalam waktu dekat. Kontraksi yang dibayangi dua faktor yakni pelemahan permintaan dan berlebihnya pasokan membuat kondisi ini bertahan hingga tahun depan.

“Secara umum, kembalinya ke pertumbuhan yang lebih kuat tak akan terjadi hingga pertengahan 2021,” katanya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top