Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/5/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Premium

Suspensi Reksa Dana Sinarmas AM dan Cerita di Baliknya

29 Mei 2020 | 05:00 WIB
Sejak Selasa, masalah suspensi sejumlah produk reksa dana dari Sinarmas AM terangkat

Bisnis.com, JAKARTA— Informasi terkait suspensi sejumlah produk reksa dana milik Sinarmas AM belakangan dicari. Berikut ulasan tentang reksa dana Sinarmas AM dan kasus di baliknya. 

Hingga saat  ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum mengonfirmasi produk-produk reksa dana mana yang disuspensi sementara. Adapun, informasi produk reksa dana Sinarmas AM yang disuspensi justru muncul dari salah satu mitra agen penjual reksa dana, Bibit.

Platform agen penjual reksa dana itu menyebut tujuh produk reksa dana besutan Sinarmas Asset Management dihentikan sementara untuk pembelian dan switching berdasarkan instruksi OJK dengan nomor S-452/PM.21/2020 yang telah dikirimkan ke sistem S-INVEST per 20 Mei 2020 pukul 21.01 WIB.

Dengan demikian, tujuh produk kena suspensi beli yaitu Danamas Pasti, Danamas Stabil, Danamas Rupiah, Danamas Rupiah Plus, Simas Saham Unggulan, Simas Syariah Unggulan, dan Simas Syariah Berkembang. Menariknya, pada pernyataan kepada investornya, Bibit menyarankan agar investor untuk melakukan penjualan produk reksa dana Sinarmas.

Akibat informasi tersebut, Direktur Sinarmas AM Jamial Salim mengatakan investor tidak perlu khawatir terkait penerapan suspensi terhadap produk reksa dana besutan Sinarmas AM. Dia mengungkapkan, pandemi Covid-19 telah mengakibatkan volatilitas harga obligasi dan membuat likuiditas di pasar ketat.

Hal tersebut membuat perseroan kesulitan mencapai harga jual yang wajar. Sinarmas AM kemudian melakukan pencatatan harga aset yang lebih konservatif di bawah nilai yang ditetapkan oleh Lembaga Penilaian Harga Efek (LPHE) pada produk Reksadana Danamas Mantap Plus dan Reksadana Simas Syariah Pendapatan Tetap.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top