Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan secara tahunan per 20 Mei 2020(y-o-y). - Bloomberg
Premium

Menata Strategi Rebalancing Investasi Saham Jangka Panjang

26 Mei 2020 | 14:52 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih bergerak volatil membutuhkan kejelian investor saham jangka panjang menata portofilio yang digenggam agar tidak menanggung kerugian dalam dan berbalik untung di sesuai target pengumpulan dana.

Bisnis.com, JAKARTA – Sentimen penanganan Covid-19 dengan risiko wabah gelombang kedua hingga risiko kenaikan kredit bermasalah (non performing loan/NPL) dalam industri keuangan harus menjadi pertimbangan utama investor di pasar modal dalam menata ulang aset di pasar modal hingga akhir tahun nanti.

Sentimen lain yang harus diperhatikan adalah perubahan peringkat utang Indonesia seiring melebarnya defisit APBN yang ditempuh pemerintah. Saat ini pemerintah telah mengumumkan defisit anggaran yang ditempuh menyentuh 6,27 persen. Jika capaian ekonomi makin rendah, ruang defisit ini meski diizinkan dalam Perppu 1/2020, akan terus melebar dan meningkatkan risiko volatilitas di pasar.

Untuk itu, para pemegang saham publik dengan tujuan jangka panjang maupun jangka menengah perlu duduk tenang untuk menyusun ulang atau rebalancing portofolio yang digenggam. Apalagi indeks harga saham gabungan (IHSG) terus dibayangi koreksi akibat isu jangka pendek maupun jangka panjang.

Hingga sesi I perdagangan hari pertama setelah Idulfitri 1441 H, Selasa (26/5/2020) indeks menguat 1,39 persen atau 63,33 poin menjadi 4.609,28. Meski begtu, sepanjang tahun berjalan 2020, IHSG sudah amblas 26,62 persen .

Pelemahan ini jika dilihat lebih jauh dipimpin oleh indeks saham sektor aneka industri -38,53 persen secara year to date (ytd), indeks saham sektor pertanian (-36,52 persen) serta saham sektor yang melorot -34,54 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top