Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawati menunjukan mata uang Rupiah dan Dollar Amerika Serikat di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Kamis (2/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Premium

Emisi SBN, Berburu Dana Asing Demi Melawan Corona

22 April 2020 | 20:01 WIB
Indonesia bakal menambah pasokan surat utang hingga Rp106,3 triliun di tahun ini untuk memenuhi kebutuhan dana. Saat ini, pemberi utang atau pemilik surat utang didominasi investor asing

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menggalang dana melalui tambahan instrumen surat utang untuk melawan virus corona. Utang pemerintah sebenarnya sudah tinggi. Namun, apa investor masih mau beri utang ke pemerintah?

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menilai tingkat utang pemerintah masih aman. Hal itu diperoleh dari data Bank Indonesia. 

Data menunjukkan posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir Februari 2020 sebesar US$407,5 miliar. Jumlah itu meliputi ULN sektor publik sebesar US$203,3 miliar dan ULN sektor swasta, termasuk BUMN sebesar US$204,2 miliar.

Pada Februari 2020, ULN pemerintah tumbuh lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yang tercatat sebesar US$200,6 miliar atau tumbuh 5,1 persen secara tahunan. Pada Januari 2020, ULN pemerintah tercatat tumbuh 9,5 persen secara tahunan.

Adapun, penurunan ULN pemerintah tersebut dipengaruhi oleh sentimen global sebagai dampak pandemi Covid-19 yang meluas, sehingga mendorong arus modal keluar dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik.

“Kami melihat utang luar negeri Indonesia itu masih aman dan terkendali. Aman, terkendali, dan produktif. Ada garis kebijakan dari pemerintah yang memang ULN pemerintah diupayakan tidak lebih dari 35 persen dari PDB (produk domestik bruto) dan ini masih aman,” ujarnya saat jumpa pers, Rabu (22/4/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top