Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
ilustrasi
Premium

Pilih-Pilih Obligasi, Alternatif Investasi di Tengah Pandemi

22 April 2020 | 15:38 WIB
Imbal hasil obligasi yang ditawarkan pemerintah maupun perusahaan swasta terus merangkak naik.

Bisnis.com, JAKARTA — Imbal hasil obligasi terus merangkak naik seiring ketidakpastian ekonomi akibat wabah virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan data Bloomberg yang dihimpun oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), imbal hasil atau yield untuk surat utang korporasi dengan peringkat AAA bertenor 9 tahun-10 tahun berada di kisaran 9,475 persen – 9,581 persen. Selanjutnya, untuk surat utang berperingkat AA dengan tenor yang sama memiliki kisaran yield 10,064 persen – 10,206 persen.

Sementara surat utang dengan peringkat A bertenor 9 tahun – 10 tahun memiliki kisaran yield 11,547 persen –11,553 persen.

Untuk surat utang berperingkat BBB, kisaran imbal hasil hingga pekan lalu berada di level 14.266 persen – 14,281 persen.

Fikri C. Permana, Economist Pefindo menjelaskan saat ini yield yang dibayarkan akan terus meningkat. Kenaikan yield ini berlaku untuk surat utang negara (SUN) maupun surat utang korporasi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top