Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Konsumen memilih barang kebutuhan di salah satu gerai supermarket Giant di Jakarta, Minggu (23/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Premium

Mendedah Saham Konsumer di Tengah Lockdown Jakarta  

Menteri Kesehatan Terawan menyetujui pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau karantina wilayah untuk Jakarta. Bagaimana dengan peluang emiten konsumer di tengah kondisi ini?

Bisnis.com, JAKARTA - Ketangguhan emiten konsumer pada Bursa Efek Indonesia (BEI) akan diuji di tengah dimulainya karantina wilayah atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Jakarta.

Emiten konsumer sebelumnya masih menunjukan ketangguhan ketika Amerika Serikat dan China terlibat dalam perang dagang yang memukul sejumlah sektor industri sepanjang 2019 lalu. Lihat saja raihan laba PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) yang tumbuh 10,12 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp5,03 triliun, PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) naik 15,81 persen yoy menjadi Rp1,98 triliun, PT Ultrajaya Milk Industry and Trading Company Tbk. (ULTJ) meningkat 47,94 persen yoy menjadi Rp1,03 triliun. 

Selain itu, laba PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) tumbuh 21,67 persen yoy menjadi Rp807,68 miliar, PT Kino Indonesia Tbk. melesat 243,48 persen yoy menjadi Rp515,6 miliar, dan PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) meningkat 106,69 persen yoy menjadi Rp130,75 miliar. 

Lalu di tengah keputusan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyetujui karantina wilayah Jakarta dan perlambatan ekonomi akibat virus corona atau Covid-19 akankah emiten sektor ini tetap tumbuh pada tahun ini?

Pergerakan emiten konsumer per 6 April 2020/Bisnis.com 


Dapatkan informasi komprehensif untuk menavigasi bisnis Anda hanya dengan Rp50.000/bulan.
Berlangganan SekarangAtau Klik Di Sini untuk berlangganan Rp15.000/minggu
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top