Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawan berada di dekat monito pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (30/1). Bisnis - Nurul Hidayat
Premium

Pandemi Bakal Bikin Penerbitan Obligasi Korporasi Seret

Sejumlah risiko dari pandemi COVID-19 terhadap kegiatan bisnis diproyeksi bakal berdampak pada penurunan emisi surat utang tahun ini

 

Bisnis.com, JAKARTA—Pandemi COVID-19 menjadi salah satu penghambat yang mengakibatkan korporasi mengevaluasi belanja modal termasuk kegiatan penggalangan dana.

Direktur Rating PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Vonny Widjaja mengatakan pandemi COVID-19 mengakibatkan arus kas perusahaan menjadi semakin riskan. Utamanya, Vonny menyebut kegiatan bisnis yang terdampak secara langsung, beban utang denominasi dolar AS yang tinggi dan likuiditas perusahaan bila memiliki surat utang jatuh tempo.

Di sisi lain, dia menyebut kenaikan biaya bunga atau cost of fund yang bakal naik membuat perusahaan harus melihat kembali kebutuhan modal. Sebagai imbasnya, dia menilai penerbitan surat utang korporasi tahun ini bisa lebih rendah dari proyeksi sebelumnya.

Semula Pefindo memproyeksi penerbitan surat utang korporasi akan menyentuh Rp154,5 triliun. Namun, kondisi pandemi COVID-19 yang memperburuk rantai pasok global, permintaan komoditas serta perang harga minyak mengakibatkan realisasi penggalangan dana tahun ini bisa tereduksi.

“Penerbitan surat utang kemungkinan memang menurun dibanding tahun sebelumnya karena rate bunga surat utang yang lebih tinggi, investor juga lebih selektif, perusahaan juga akan mereview capex (capital expenditure atau belanja modal) mereka (korporasi),” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (7/4/2020).


Dapatkan informasi komprehensif untuk menavigasi bisnis Anda hanya dengan Rp50.000/bulan.
Berlangganan SekarangAtau Klik Di Sini untuk berlangganan Rp15.000/minggu
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top