Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Petugas menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Kamis (19/3/2020). - Bisnis/Arief Hermawan P
Premium

Merasakan Kembali Rupiah Tahun 1998

20 Maret 2020 | 17:44 WIB
Tekanan terhadap rupiah masih terus terjadi dibayangi aksi investor mencari aset safe haven di tengah pandemi virus corona.

Bisnis.com, JAKARTA — Meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit, tapi rupiah masih terus tertekan akibat makin luasnya pandemi virus corona.

Bisnis mencatat pada perdagangan Jumat (20/3/2020), IHSG ditutup di zona hijau setelah berhasil naik tajam 2,18 persen atau 89,52 poin ke level 4.194,94. Padahal, pada pembukaan perdagangan, indeks sempat meninggalkan level 4.000 dan merosot 3,53 persen atau 145,11 poin ke posisi 3.960,31.

Sayangnya, rupiah belum berhasil mengikuti jejak IHSG dan berakhir melemah 0,3 persen atau 47 poin ke level Rp15.960 per dolar AS. Sepanjang perdagangan hari ini, kurs rupiah bergerak di rentang Rp15.960-Rp16.225 per dolar AS.

Posisi rupiah pada hari ini bahkan lebih rendah dari penutupan di pasar spot pada Kamis (19/3), di mana rupiah berakhir di level Rp15.913 per dolar AS, posisi terendah sejak 1998. Kemarin, rupiah merosot hingga 4,53 persen atau 690 poin.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top