Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Nasabah bertransaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri Bank Sinarmas. - JIBI/Dwi Prasetya
Premium

Perseteruan Sinarmas dan Hengky Setiawan Berlanjut, BSIM Pailitkan Setia Utama Telesindo

11 Maret 2020 | 16:35 WIB
PT Bank Sinarmas Tbk. (BSIM) dan Setia Utama Telesindo saling gugat di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten grup Sinarmas, PT Bank Sinarmas Tbk. (BSIM), mendaftarkan permohonan pailit terhadap PT Setia Utama Telesindo, Hengky Setiawan dan istri serta Welly Setiawan dan istri pada Senin (9/3/2020).

Dugaan perseteruan antara Hengky Setiawan, pendiri sekaligus komisaris utama PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk. (TELE), dan grup Sinarmas itu pun mulai menemui titik terang dengan pengajuan permohonan pailit itu.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia sempat menggembok saham TELE pada Selasa (18/2/2020) gara-gara miskomunikasi soal pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan II Tiphone Tahap I Tahun 2019 yang jatuh tempo.

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat TELE harus melunasi utang obligasi jatuh tempo sebesar Rp53 miliar pada hari itu, Selasa (18/2/2020).

Padahal, manajemen TELE mengaku sudah mengirimkan surat kepada KSEI perihal pemberitahuan pembayaran obligasi langsung. Pembayaran sebagian pokok dan bunga ditujukan kepada tiga pemegang obligasi dengan total yang disetor ke KSEI sebesar Rp3,33 miliar.

Adapun, sisa pembayaran pokok obligasi yang belum dapat disetorkan kepada KSEI telah dibayarkan langsung kepada para pemegang obligasi sejumlah Rp51,35 miliar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top